Kolaborasi Bersama, PSLH Universitas Andalas dan PSLH-SDA Universitas Mulawarman gelar Pelatihan Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan secara bersama.

Dalam upaya memperkuat kapasitas dan pemahaman di bidang pengelolaan lingkungan hidup serta sumber daya alam, Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Andalas (PSLH-UNAND) bekerjasama dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Universitas Mulawarman (PSLH-SDA UNMUL) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan yang berlangsung secara online tanggal 28 September hingga 2 Oktober 2026.

Kerja sama ini menjadi wujud sinergi antar perguruan tinggi dalam mengembangkan keahlian teknis serta pemahaman mendalam mengenai prosedur, prinsip, dan pelaksanaan analisis dampak lingkungan yang akurat, objektif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mencetak tenaga-tenaga yang kompeten, tidak hanya di lingkungan akademik, tetapi juga yang nantinya berkiprah di dunia kerja, lembaga pemerintahan, maupun masyarakat luas.

Dalam sambutannya Mahdi, S.P., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Pusat Studi Lingkungan Hidup Univesitas Andalas menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan lingkungan hidup terutama dalam amdal, dengan berlakunya UU cipta kerja bahwa tim uji kelayakan lingkungan hidup, amdal harus sudah dibentuk disemua daerah kabupaten, kota dan provinsi dengan syarat harus/ dengan pernah mengikuti pelatihan amdal, Universitas Andalas mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya karena Universitas Mulawarman melalui Pusat studi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam berkenan bekerjasama dalam pelaksanaan amdal dasar ini, kerjasama pelatihan juga sebagai bentuk pembinaan dalam dan atau menuju proses akreditasi sehingga kedepannya nanti PSLH Unand dapat melaksanakan pelatihan secara mandiri.

Sementara itu Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Universitas Mulawarman Dr. Ir. Samsul Rizal, S.Pi., M.Si., IPM. dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan pelatihan ini tidaklah mudah karena penggabungan dua institusi yang berbeda pulau dan berbeda teori gening tergabung dalam satu zoom metting harus memerlukan proses yang cukup panjang, ucapan terimakasih juga beliau sampaikan kepada pengurus PSLH Unand dan pengurus PSLH-SDA Unmul dalam melakukan join pelatihan dua institusi ini, beliau juga berharap PSLH Unand tahun ini segera mendapatkan Akreditasi, karena hal ini penting dimana setiap ekoregion harus memiliki LPK yang dapat mewakili setiap region tersebut dalam pendekatan amdal, tidak boleh satu LPK mewakili beberapa region karena terdapat perbedaan analisis dan praktik dampak lingkungan dimana setiap region memiliki karakter yang berbeda.

Pelatihan ini di ikuti 14 peserta baik dari instansi pemerintahan, akademisi dan swasta dimana pelatihan ini dirancang sebagai kegiatan pembekalan dasar yang mencakup pemahaman konsep, metode penyusunan, hingga penerapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam berbagai konteks pembangunan. Peserta akan dibimbing langsung oleh para pengajar dan praktisi yang berpengalaman di bidang lingkungan hidup dari kedua Universitas selama lima hari kedepan.

Scroll to Top